<>
May 2012 M T W T F S S « Mar 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 
Pencarian
-
5 Postingan Terakhir
Arsip Postingan
Dari kota Bandung, saya menggunakan travel Baraya menuju sebuah kota tempat mereka2 yang senang menghitung duit. Yaitu kota Bintaro. Kota ini merupakan kota tempat Sekolah Tinggi Akuntasi Negara (STAN) mendirikan diri. Maksudnya dibangun disini. STAN sekolah terpelajar, hanya saja tercoreng dikit oleh sang Gayus. Tetapi tak mengapa itu adalah rekor, sekalipun miring. Tapi tak mengapa karena itu hanyalah oknum yang sesat yang menjadi keluaran dari sekolah mulia ini. Saya sangat yakin kok, Masih banyak dari mereka yang siap menjaga harga-harta bangsa ini untuk dikelola dengan baik oleh mereka. Merdeka !
Di kota ini saya bertemu seorang mulia nan sabar dari kota Makassar juga. Dia kakak kelas saya di SMAN 17 Makassar, sekaligus se almamater saya dulu di Institut Teknologi Bandung. Berbeda angkatan (haha..iya lah).
Di kota ini kak Awalmenghabiskan siang dan malam hanya untuk mengetahui arti dirinya yang terdispersi dari rutinitas hidupnya yang berjung pada jaringan dan jaringan serta jaringan komputer. Kak Awal ini merupakan orang yang unik, sangat sabar akan segala jenis tingkah laku saya yang nyeleneh. Mulai dari shalat di Jalan Hiu, hingga tersesat di jalan tengah malam di kota Bintaro ini saat dia sedang asyik2nya beristirahat mungkin.
Pertemuan ini berakhir di Tanah Abang, dan dia memberikan banyak nasihat yang intinya sangat menenangkan hati saya.
Ada 2 kata beliau… Apakah itu ?
Kali ini saya hanya bisa membuat sebuah tulisan yang setidaknya menggambarkan kegilaan awal dari kegilaan berikut2nya. Sy sudah pernah masuk ke psikiater 2 kali dikarenakan orang menganggap pemikiran saya agak aneh dan sangat berbeda dengan orang lain.
Yang pertama disebabkan karena sy ingin membunuh orang yang ingin membunuh saya dikarenakan sy dipaksa untuk meminum tuak yang dalam pikiran saya bahwa itu tidak boleh untuk kuminum karena melanggar prinsip hidup saya. Bukan hanya karena Nabi saya melarang hal tersebut, tetapi dikarenakan malu. Saya malu dikatakan sebagai anak tukang mabuk dari kecil hingga sekarang.
Ayah saya seorang bangsawan dari Sulawesi. Sangat jelas sy lihat silsilah keluarga kami yang ditulis langsung dari istana kerajaan yang ada di tanah kelahiran saya. Akan tetapi dikarenakan negara telah berubah menjadi republik, maka monarki yang sombong dan congkak dahulu kala menjadi runtuh. Mereka di ambil paksa oleh bangsa Belanda, Inggris, dan Jepang untuk perang yang tidak akan pernah berhenti hingga hari kiamat.
Yah…mungkin Anda berpikir bahwa perang telah berakhir. Haha itu otak bodoh yang dikatakan oleh diri Anda yang bodoh. Saat ini perang hanya istirahat sejenak saja. Masing2 dari kedua belah pihak sementara menyusun strategi-strategi untuk permasalahan ini. Mereka mencoba mempermainkan isu dan terus menerus. Memompa paham2 demi meracuni Anda sehingga mampu mengambil istri Anda di rumah, memerkosa gadis perawan di kampung halaman Anda dikarenakan busananya yang memanggil penis sang pria untuk memberikan lahar putih ke lubang senggama wanita tersebut.
Mari kita mulai sadari satu persatu apa yang telah terjadi pada diri kita. Saya pun memulai dan mempertanyakan mengapa seperti ini dan seperti itu. Hingga akhirnya saya sadari bahwa relativitas paradigma antara hitam dan sang putih berlangsung terus menerus. Sang hitam bagaikan gagak hitam yang berkeliaran mencari bankai yang mati dikarenakan tidak lagi mengerti mengapa dia hidup. Sang putih bingung apakah harus memangsa?
Perjalanan panjang di kereta Kencana itu berujung pada kencan. Loh kok bisa? Nah jangan berpikir bahwa ini akan berakhir kencan bersama wanita. Yah pastilah akan seperti itu. Sekarang ini saya bercerita bahwa kereta itu akhirnya berujung pada kencan antara tangan saya dan keyboard yaitu istri ku tercinta…”Oh sang keyboard kau bagaikan daging wanita yang lembuk, ku tusuk2 dikit2 sampai kau tergelitik dan mengatakan. Ketik lagi, ketik lagi hahaha
“
___
Semester ganjil dari tahun 2011-2012 di Universitas Islam Makassar saya tidak berjalan dengan baik. Singkat cerita, sy mendapatkan pekerjaan dari sebuah perusahaan untuk memperbaiki masalah website-nya, dan berlanjut untuk pembuatan ulang dari website perusahaan tersebut. Perusahaan ini mengalami manajemen yang sangat rusak. Ipar dari pemilik perusahaan tersebut bersekongkol dengan salah satu anggota dari perusahaan tersebut untuk mencuri uang dari perusahan tersebut. Alhamdulillah saya mampu membongkar permsalahan tersebut.
Di waktu itu saya yang tidak memiiki kemampuan teknis yang begitu baik, akhirnya meminta bantuan kepada kawan saya yang bernama Abdi Latief, pemilik dari sebuah perusahaan website developer di kota Mamuju. 2 kali saya datang ke kota tersebut hanya untuk menyelesaikan permasalahan ini. Dan akhirnya berujung pada teguran dari seorang Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Makassar. Nama beliau adalah Pak Luthfi.
Tegurannya sangat sopan,dan saya pun menghargai atas teguran tersebut. Sy sadar bahwa apa yang saya lakukan sangat tidak baik, karena tidak masuk kuliah hanya karena pekerjaan. Sy berkata kepada beliau “pak, sy tidak nyangka kalau akan seperti ini. Semoga semester depan tidak akan seperti ini”.
Namun kenyataan di semester genap di tahun 2011-2012 ini. Saya malah berniat untuk tidak hadir selama satu bulan ke depan. Dikarenakan saya harus melanjutkan rentetan takdir yang terjadi atas diri saya. Di bulan Maret 2012 ini sy akan berada di 2 kota, yatiu di Kota Bandung dan Jakarta memperjuangkan sebuah mimpi yang terbesik di hati saya di tahun 2009. Yaitu melakukan perubahan. Bukan untuk siapa-siapa, tetapi untuk kami semua, yaitu masyarakat yang menginginkan sebuah kehidupan tanpa infasi yang disebabkan oleh hati-hati yang manusia yang tidak berhati.
Melawan arus pemikiran tidak dari segelintir orang bukanlah perkara mudah. Apalagi jika pemikiran itu terbentuk secara natural dari lingkungan yang dibentuk secara terorganisir oleh si penguasa pikiran di masa itu. Mungkin tidak heran jika suatu hari Anda akan disebut sebagai orang gila atau kurang waras, berkali-kali masuk ke dalam tahanan rumah sakit jiwa karena dianggap berbahaya hanya karena pemikiran Anda yang sangat unik dan berbeda dengan hampir di seluruh komunitas tempat Anda tinggal.
Sebenarnya sangat sederhana untuk menjawab mengapa kita berbeda. Ini hanya permasalahan informasi yang ada pada diri Anda tidaklah sama pada diri orang lain. Baik dalam hal kuantitas dan kualitas. Dalam hal kuantitas ditentukan oleh tingkat kerajinan seseorang untuk mencari informasi tersebut. Dalam hal kualitas ditentukan oleh mekanisme Anda dalam memasukkan informasi di dalam kepala Anda. Dan kesemuanya itu ditentukan oleh gen dan mekanisme pendidikan yang ada pada lingkungan keluarga dan budaya yang menjamur di lingkungan tempat keluarga Anda berada.
Seperti kebiasaan lama, saya dalam beberapa bulan terakhir selalu menulis inbox saya di excel. Sy pun sering membaca sms-sms yang sy kirim kan ke orang-orang dan inbox yang sy miliki. Lalu ada kata-kata yang sangat menyentuh dari seorang sahabat, seorang sahabat yang saya selalu bersama dia di saat saya kesulitan. Tidak usah sy sebutkan siapa dia? Tetapi kalian akan tahu bahwa dia adalah orang yang pantas untuk kalian kagumi.
nda bs ka bicra bos,.. tdk ada orang yg bs tahu takdirnya…Whatever u do we’refriendforever, don’t reply this message please!! ~ seorang sahabat
Seringkali kita mendapatkan gambaran bahwa admin kampus itu seperti halnya pekerja kecil atau rendahan yang disuruh seperti halnya karyawan rendahan. Tetapi pekerjaan ini adalah pekerjaan yang sangat penting dalam institusi tersebut. Bayangkan jika semua kru admin facebook sakit semuanya? Wah tentu kita tidak bisa lagi facebookan. Karena Mark Zuckerberg tidak akan membiarkan sembarang orang menangani websitenya, karena banyaknya informasi penting dalam servernya.
Perilaku ini adalah perilaku normal yang sejalan dengan historis dari perkemabangan ilmu komputer yang ada di negara Indonesia. Diketahui bahwa tahun 70-an, 2 orang yang bersaing satu sama lain Steve Jobs (CEO APPLE), dan Bill Gates (CEO Microsoft) bersaing satu sama lain mengakibatkan perubahan yang sangat cepat dalam bidang computer science. Memaksa para ilmuan dari jalur Fisika, Komputer, Mathematic mengembangkan sebuah terobosan baru dan lahirlah peradaban cyber saat ini. Di tambah lagi adanya internet yang semula hanya digunakan untuk perang kini merambah ke kehidupan umum. Lalu kapan masuk ke Indonesia? Menurut dosen Institut Teknologi Bandung, Inggriani Liem, bahwa ilmu komputer mulai mewabah di tahun 80an, tetapi belum terlalu sepesat saat ini. Banyak yang belajar bahasa Cobol dan sebagainya. Terus berkembang di Indonesia. Dan kemudian ditanyakan? Kapan masuk Ke kota Makassar? Nah seiring dengan perkembangan peradaban, maka menuntut mereka membutuhkan tenaga-tenaga praktisi langsung untuk menyelesaikan masalah ini, maka muncullah STIMIK Dipanegara dan STIMIK lain-lainnya yang mungkin mewabah di tahun 90-an. Tetapi Hingga saat ini belum ada yang sangat mendalami pada bidang filsafat informasi dan computer science.