Mengheningkan Handphone Ketika Masuk Masjid

“Allahu Akbar” kemudian makmum pun mengikuti imam yang sedang sujud di dalam masjid. Tiba-tiba terdengar musik dari handphone  dengan lirik “ Tonigh will be the night that I will fall for you …dst”. Hati Imam dan makmum   yang sedang khusyuk beribadah tiba-tiba langsung terganggu seketika. Bunyi ringtone  itu berhenti sejenak, tiba-tiba terdengar lagi.  Si pemegang handphone yang tidak ingin melakukan gerakan di luar gerakan shalat tidak berupaya menon-aktifkannya karena beranggapan bahwa tidak boleh melakukan gerakan diluar gerakan shalat ketika shalat. Sehingga bunyi itu terus berulang-ulang terdengar 2 hingga 3 kali dalam ibadah shalat tersebut.

Ketika ingin rukuk tiba-tiba,  Zzzzz zzzz zzzz, handphone bergetar dari dalam saku celana salah seorang makmum yang lain. Tiba-tiba  makmum itu berpikir, “wah ada sms yang masuk”, “dari siapa yah ?”, dst.

Itu adalah dua ilustrasi kejadian yang terjadi di dalam ibadah shalat dimasjid disebabkan karena beberapa diantara kita tidak atau lupa men’hening’kan handponenya ketika masuk ke dalam masjid. Dimana kejadian pertama, mengganggu kekhusyukan ibadah semua orang yang ada dalam masjid, kemudian kejadian kedua, mengganggu kekhusyukan ibadah dari pemegang handphone itu sendiri. Kejadian ini sudah tidak jarang kita temukan seiring dengan bertambah banyaknya pengguna handphone di masa sekarang. “Hari gini gitu loh, masa gak punya handphone
?”.

Di beberapa masjid sebenarnya sudah berupaya melakukan tindakan preventif untuk kejadian ini dengan memasang larangan berupa gambar hanpdhone dengan tanda silang, maupun dengan tulisan untuk tidak mengaktifkan handphone. Terkadang juga imam sebelum memulai shalat selain mengecek kelurusan shaf makmumnya juga memberikan himbauan untuk meng’hening’kan handphone. Akan tetapi kejadian ini  tetap saja bisa terjadi ketika beberapa dari makmum yang terlambat tidak mendengarkan himbauan dari imam. Mungkin ada baiknya bagi seorang muslim di masa sekarang untuk membudayakan ‘budaya handphone hening’  ketika masuk masjid. Apalagi tidak semua imam melakukan himbauan untuk mengheningkan handphone ketika ingin shalat. Bisa jadi disebabkan karena takut jatuh dalam perbuatan bid’ah. Kita tentunya yang ingin beribadah di dalam masjid terganggu ibadahnya hanya karena kita tidak atau lupa mengganti profil handphone kita menjadi hening. Apalagi jika ringtone itu berupa lagu yang seharusnya tidak untuk diperdengarkan didalam masjid.  Jangan pula digetarkan :)

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Islam. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s