Lelaki Tanpa Air Mata

Lelaki tanpa air mata
Kau berdiri tegak
Menahan tetesan air matamu
Bercanda menghabiskan waktu berharap semuanya cepat berlalu

Raungan emosi jiwa menggonggong dalam kesepian hati
Tak ada lagi tangisan untuk berita duka
Apakah karena air mata yang sudah habis
Atau hati ini telah beku tak berair lagi ?

Bertanya Mengapa
Hanya terjawab risau
Goyah keyakinan di lembah suci
Oleh fatamorgana hidup

Lelaki tanpa air mata
Kau memandang langit
Berharap biru tetap menghibur matamu
Melihat awan bergerak memanggil satu sama lain

Bertanya ke diri sendiri
Pada sepi jalan setapak berharap menemukan jawaban
Mengantarkan waktu ke gunung tak berpenghuni
Menyendiri bersama kepalsuan diri

4 September 2011

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Sastra dan Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s