Setan, Sex, Cinta, dan Pernikahan (Part 2)

…. Nah melanjutkan tulisan sy sebelumnya yang singkat, tetapi setidaknya mewakili isi kepalaku mengenai hal ini.

Sekarang kita berlanjut masalah pernikahan. Sebagaimana sebelumnya sy mengatakan bahwa di sosial yang terbentuk kita dihadapkan pada kehidupan berkeluarga dimana pintu resminya adalah pernikahan. Pernikahan merupakan hal yang sakral dimana terdapat komitmen akan kebersamaan dalam melanjutkan sisa hidup kita ke depan. Memenuhi semua kebutuhan secara bersama-sama. Baik itu kebutuhan akan sex, akan keturunan (seorang anak), dst. Di ajaran Islam yang sy pernah pelajari, pernikahan adalah salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw dan merupakan setengah dari agama. Jadi kurang lebih ada 50% ibadah yang akan kita temukan setelah pernikahan.

Kata orang “jodoh itu di tangan Tuhan (Allah swt)”. Hmm mungkin seperti itulah dan sepertinya memang hehe. Kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi ke depan. Kita hanya berjuang melakukan yang terbaik untuk hal yang terbaik di masa depan. Sering kali kita melihat pasangan muda saat ini berpacaran tanpa mengetahui bahwa orang yang menjadi pasangannya sekarang itu akan menjadi suaminya/istrinya suatu hari atau tidak?. Tetapi tidak jarang pula yang menjadi pasutri (pasangan suami istri). Seperti teman/kakak se-kos sy sewaktu sy masih SMA, Kak Khaerul.  Kak Khaerul saat itu masih  kuliah di Universitas Hasanuddin, D3 Teknik Sipil. Sementara pacarnya, Kak Wanda kuliah di S1 Arsitektur. Dan ketika sy kuliah di Bandung,  sy mendengarkan kabar kalau mereka akhirnya menikah. Hmmm tapi itu salah satunya. Gak tau yang laen dah…

Di dalam ajaran Islam, apabila seseorang ingin menikah, kita bisa melihat pasangan kita sekalipun kita harus mengintip wajah dia (pasangan kita) ketika dia membuka jilbabnya. Untuk laki laki maksudnya. Tetapi bukan sebuah alasan bahwa laki-laki  diijinkan untuk mengintip jika laki laki tersebut belum ingin menikah. Apalagi saat dia (wanita itu)  ingin mandi atau sedang mandi hihi… Tetapi jika kita (laki-laki) memang ingin menikah dengan wanita itu dan ingin mengetahui tentang kecantikannya dsb.  Kita (laki-laki) bahkan boleh mengintip dia (si-wanita). Mungkin sy tidak bisa memberikan dalilnya, tetapi itu yang sy pahami saat ini. Ya maklumlah sulit untuk melihat kecantikan  wanita yang mengenakan cadar hihi. Dan kecantikan merupakan salah satu sebab yang dibolehkan seseorang untuk menikahi seorang wanita di dalam Islam.

Pernikahan ada  juga yang terjadi karena pergaulan (free sex).  Tetapi tak jarang wanita menjadi korban karena ditinggal begitu saja dengan alasan perempuan itu adalah perempuan yang tidak baik dan tidak bisa menjaga dirinya. Bagi sy sebagai lelaki, rata-rata tidak menyukai perempuan yang bekas, apalagi perempuan yang senang free-sex. Takutnya dia melakukannya dengan orang lain sewaktu kita tidak bersamanya padahal kita sudah menikah dengan dia.

Di belahan timur seperti di Indonesia, virginitas adalah hal yang utama. Tetapi di barat, virginitas nampaknya bukan hal yang sangat mahal. Hal itu terlihat seperti di berbagai film-film yang ditampilkan oleh orang barat. Sy tidak mengetahui dengan jelas, karena sy belum melakukan riset terlalu jauh. Untuk saat ini sy hanya menduga-duga. Sempat saja mereka (orang dibelakang perfilman) memang sengaja ingin menghancurkan pikiran2 orang mengenai virginitas ini dengan hal-hal seperti ini,  yaitu menyisipkan adegan mesra, ciuman hingga berhubungan badan (tapi tidak total). Atau memang seperti itulah di barat sana.

Di dalam pernikahan tentu ada sex, sewajarnya kita melakukan sex dengan baik dan tidak dilakukan seperti nafsu binatang seperti yang diperlihatkan di berbagai film porno yang telah menjamur di dunia maya (internet). Hmmm sex merupakan hal yang tidak pernah berhenti untuk dijelaskan nampaknya. Banyak hal yang terlibat dalam hal ini. nafsu, cinta, perasaan, firasat, stamina, dsb terlibat disini hahaha.. Sehingga hal ini banyak diceritakan dan selalu asyik untuk dijelaskan baik dari segi perspektif manapun. 

Terkhusus di Indonesia saat ini,  dipandangan sy,  paradigma sex sudah mulai bergeser dari hal yang dulunya tabuh  menjadi hal yang bukan tabuh lagi secara umum. Tak jarang kita melihat ibu-ibu atau gadis-gadis ababil yang senang dengan lagu lagu seperti ; hamil 3 bulan yang dilipsing-kan oleh Shinta  & Jojo. ku hamil duluan sudah 3 bulan, gara2 tidur bla bla..  begitu mungkin liriknya atau setipe lainnya.  Sy juga sudah melihat video versi aslinya (hamil 3 bulan) sih.  aneh hamil  dan masih girang gitu penyanyinya.   haha… Ya wajarlah ini merupakan salah satu kekuatan musik hmmm…

Saya ingin menutup tulisanku ini dengan ilustrasi tetapi …. continued 🙂 


Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Cinta, Ideologi, Mungkin Anda Tahu, Psichology, Sex. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s