Kondom Menjual Dirinya

Inspired by article in Yahoo.co.id

Hari ini sebenarnya bingung ingin menulis apa? Terlalu banyak hal yang ingin sy tulis dalam sehari. Saya berharap pembaca blog sy banyak sehingga sy bisa menulis blog 3 kali dalam sehari haha..tapi nyatanya pembaca blog sy tidak lebih dari 15 orang dalam sehari. Yang komentarin juga terkadang satu orang doang dan yang lainnya hanya membaca. Apapun itu tapi sy bermimpi bahwa suatu hari pekerjaan sy nantinya banyak di depan laptop dan menulis . Itu yang ada dalam imajinasi mimpi sy saat ini. Jika tidak demikian mungkin sy jadi Presiden RI haha.. kalau gak jadi gubernur Luwu Raya. Kalau gak lagi jadi bupati Luwu haha.. :D, who knows.

List yang ada di benak sy  yang ingin sy tulis antara lain :

  1. Sifat atau karakter seseorang seperti opurtinis dan penjilat. Sy berniat  menulis tulisan ini karena sifat ini merupakan sifat yang sebaiknya tidak dimiliki oleh orang yang ingin berteman dengan saya untuk saat ini. Karena memang sy tidak senang dengan sifat itu. Sy berharap untuk tidak memiliki sifat itu Amin.
  2. Hari ini sy sedang mengikuti pelatikan Karya Tulis Ilmiah yang diadakan oleh Kopertis IX untuk PTS yang ada dibawah kopertis IX. Panjang cerita sehingga sy bisa mengikuti hal ini. Intinya adalah rezeki yang tidak diduga-duga dan sedikit politik dari senior sy di FISIP UIM untuk menguatkan posisi dia di fakultas juga. Hal ini juga ingin sy posting..tapi….
  3. Sy ingin menulis hal-hal yang lama sudah kupendam ingin kutulis seperti cerita lucu di angkot…
  4. dst…

Namun akhirnya sy menulis tentang hal yang berkaitan dengan sebuah alat proteksi yang digunakan dalam berhubungan badan yaitu kondom. Mana ada anak remaja Indonesia yang tidak kenal dengan kata “kondom” ini. Kata ini juga  merujuk pada pelindung Handphone dari goresan-goresan yang bisa mengurangi keindahan handphone kita. Bagi sy sendiri, sy mengenal merek kondom Fiesta dan Sutra. gak tau yang lain :D. Itu pun sy tahu karena sy melihat iklan di televisi dan se-waktu SMA sy selalu mengunjungi tante sy yang bekerja di apotik ADIPURA (dekat tugu ADIPURA Tello Makassar). Jika sy mengunjungi tante sy tentu sy akan melihat merek-merek kondom. Hmm kondom nya aja yang diperhatiin :D.

Tulisan ini terinspirasi dari artikel yang ada di Yahoo.co.id. Oh iya sy termasuk orang yang senang memperhatikan wacana-wacana yang ada di website http://yahoo.co.id ini. Dan kurang lebih sy tahu bagaimana karakter dari media yahoo ini. Ini dia nih salah satu cara mereka (media yahoo), sy  : Ketika ada band-band atau artis-artis dari luar negeri yang tampil di Jakarta atau Indonesia. Maka media yahoo ini  akan memberikan sedikit berita-berita yang menyinggung band-band/artis-artis ini di awal sebelum concert. Kemudian setelah concert maka dia akan memberikan review dan wawancara dia (media yahoo) dengan band-band/artis-artis tsb. Entah apa udang di balik batu mereka. Bagi sy sepertinya ini hanya politik iklan (advertising).

Beberapa jam yang lalu sy membaca sebuah artikel yang ada di yahoo yang diterbitkan oleh koran Republika dengan judul artikel : Penanggulangan AIDS bidik ‘lelaki hidung belang’. Sy menggaris bawahi kata AIDS. Untuk mengenai lelaki hidung belang menurut sy pada dasarnya hasrat lelaki untuk bersetubuh ke banyak gadis itu wajar-wajar saja. Sehingga dalam kitab suci penganut Islam (termasuk sy), yaitu Al-Qur’an mengatakan bahwa : Nikahilah wanita hingga 4, namun 1 itu jauh lebih baik. Dan istri para nabi-nabi agama apapun itu lebih dari satu seperti Sulaeman, Daud as, dst.  Nah kembali ke permasalahan kata AIDS. Jika kita melihat anjuran/imbauan hati-hati AIDS maka lambang yang terlihat dalam himbauan tersebut adalah lambang  kondom.

Proses penyebaran HIV/AIDS ini  tidak akan lepas dengan iklan kondom atau penggunaan kondom dalam berhubungan badan. Lalu kira-kira dengan kondom kita akan berhubungan badan dengan siapa ya? Toh kalau kita sudah punya istri, ya sah-sah saja kita berhubungan badan dengan mengeluarkan air mani misalnya di dalam vagi– istri kita. Kalau kita tidak ingin sang istri hamil, saat ini banyak cara untuk mencegah hal tersebut tanpa harus menggunakan kondom. Misalnya sang- istri rutin meminum pil-KB dan melakukan suntik-KB.

Nah jadi kondom itu rata-rata digunakan oleh siapa sih ? Ya jelaslah yah..untuk proteksi kata orang-orang penyebar ketakutan HIV/AIDS. Lebih jelasnya lagi, digunakan saat kita jajan atau  nge-seks bersama pelacur. Supaya  HIV/AIDS tidak menyebar. Atau mencegah kehamilan, dst. Yang intinya free-sex.

Kondom ada untuk melariskan  kondom itu sendiri

Kalau kita mencermati dengan saksama. Maka terlihat bawah kondom itu melariskan dirinya sendiri. Coba lihat ilustrasi berikut yang sy berikan pada gambar berikut.

Ilustrasi oleh FL

Dari ilustrasi di atas, maka sy menyimpulkan kondom melariskan dirinya sendiri. Orang membeli kondom kemudian melakukan sex. Sex dilakukan bersama siapa jika menggunakan kondom  ? Bisa dikatakan hampir seluruhnya karena Free Sex. Sex yang demikian memiliki resiko individu yaitu terjangkiti penyakit HIV/AIDS. Resiko ini semakin memperkeruh keadaan dan semakin melariskan kondom itu sendiri. wong orang takut kena HIV/AIDS gitu lo..

Sayangnya resiko sex ini ternyata memiliki resiko negara. Coba bayangkan jika pasutri (pasangan suami istri) semakin hari semakin bertambah yang terkena aids. Hmm mungkin orang sosiologi bisa menjelaskan lebih detail. Secara singkat akan terjadi depresi masyarakat dan bertambahnya mortalitas.

Hmm heran dengan negara Indonesia ini. Mengapa tidak sekalian mengijinkan saja aborsi ya? Toh juga Free-Sex juga secara tidak langsung di ijinkan dengan adanya kondom.

NB : Masih banyak hal yang harus dijelaskan untuk melengkapi tulisan ini. Mungkin sampai sini saja dulu 😀



Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Ideologi, Sex. Bookmark the permalink.

6 Responses to Kondom Menjual Dirinya

  1. giewahyudi says:

    Lupakan kondom dan mulailah menulis setiap waktu..

  2. hmm bner juga yaa mas, kondom ada untuk melariskan kondom itu sendiri.. saya gk pernah mikir sampe sejauh itu dan karena emang belum saatnya (hahahaha).. artikel bagus mas.. 🙂

  3. mamie says:

    katanya kondom mau diganti namanya karena identik dengan ‘jajan’ .. kabar ini mamie pernah baca tapi lupa dimana hehehe…
    kalo ganti nama kira-kira jadi apa yah :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s