Kosan Baru Mungkin Sebulan (part 2)

Hmm hari ini sangat melelahkan. Tetapi postingan harus kita lanjutkan. Hihi..Saat ini sy menggunakan linux Ubuntu 11.4 untuk membuat postingan kali ini.  Windows 7 sy akhirnya crash dan menjadi ‘blue screen’ gara-gara Asus Live Updatenya mendownload update yang tidak cocok untuk laptop Asus A43S ini. Thats bad news 😦

Sy tinggal bersama adik sy, Algazali, yang tidak lulus SNMPTN tahun ini (sedihnya). Skenario sy adalah, adik sy menggunakan laptop sy untuk belajar di kosan ini seperti Corel, Photoshop, untuk mengisi kekosongan waktunya jika sy pergi ke kampus sy. Selain alasan itu,  anak ini juga mulai malas mandi akibat depresi yang dialaminya karena tidak lulus SNMPTN. Berkaitan  juga dengan kasus keringnya air di kosan Fadli (adik sy). Sy memutuskan untuk mengikutkan dia tinggal bersama sy. Setiap pagi sy menyuruh dia untuk mandi agar perasaan dia menjadi lebih segar.

Sy sangat bersyukur di kosan ini. Suasananya sangat  nyaman. Pemilik kosan ini juga orangnya alim, sangat religious, dan senang maen catur (hihi). Sy bertanding dengan dia dan kalah 3-0. Ternyata dia ingin bertanding karena dia ingin menyinggung sy serta menasihati sy mengenai pentingnya shalat subuh itu. Beliau mengatakan bahwa shalat subuh itu sangat baik  untuk dilakukan karena disitu ada 2 malaikat yang mencatat amalan kita. Yaitu malaikat penjaga malam dan malaikat penjaga siang. Hmm entah dari mana dia mendapatkan pemahaman tersebut. Sy juga tidak tahu mengenai keshahihan sumbernya. Tetapi kalau dipikir-pikir sepertinya sangat baik jika sy mengikuti saran dia.  Beliau begitu sopan dan halus dalam memberikan saran dan sindiran. Dia bilang mungkin sy kalah dalam permainan ini karena kurang tidurnya. πŸ˜€ .

Bapak kosan ini sampai sekarang sy tidak tahu namanya. Tetapi sy mengetahui pekerjaan dia. Untuk saat ini dia adalah seorang dosen di Universitas Hasanuddin, Fakultas Kesehatan Masyarakat. Istri beliau juga seorang dosen di kampus dan fakultas yang sama. Beliau memiliki seorang anak perempuan saja. Dia mengatakan kalau anak laki-laki beliau semua sudah meninggal. Tetapi sy mendapatkan kabar kalau beliau tidak memiliki anak sama sekali. Informasi ini sy peroleh dari mahasiswa bimbingan S-2  istri beliau. Mahasiswa S-2 ini sekosan dengan teman se-Fakultas sy. Dan kebetulan sy berkunjung ke kosan teman sy dan bertemu dengan mahasiswa S-2 ini. Hingga akhirnya perbincangan sy dengan mahasiswa S-2 tersebut bercerita mengenai hal ini. Tetapi entahlah mana yang benar dan mana yang salah. Sy tidak terlalu peduli sepertinya.

Bapak ini juga pernah berkuliah di ITB juga. Dia mengambil S-2 di institut tempat sy pernah menimba ilmu sebelumnya. Kalau tidak salah di jurusan Kimia. Jadi banyak hal yang bisa menjadi bahan cerita bersama dia selain masalah catur. Bapak ini juga sempat menasihati sy tentang mengenai harta yang berberkah. Sebagai contoh jika misalnya kita memiliki pendapatan  sebulan 1 juta dan halal. Kemudian ada orang lain yang memiliki pendapatan sebulan 10 juta dan tidak halal. Tiba-tiba orang yang berpendapatan besar ini, anaknya dirawat di rumah sakit dan memerlukan biaya Rp. 20 juta rupiah. Nah itu berarti orang tersebut minus Rp. 10 juta rupiah. Jadi Bapak kos ini mencoba memberikan pengertian kepada sy mengenai harta yang berberkah sesuai dengan pengalaman yang beliau pernah alami selama beliau hidup.

Sy rasa cukup untuk cerita sy mengenai kosan baru Mungkin sebulan ini. Sy berharap hari-hari yang sy lalui di kosan ini menjadi sangat produktif.

Ini dia foto kamar sy.

Kamar Mungkin Sebulan ~ FL HP (LG GX 200)


NB :

  1. Hari ini mulai hujan deras, alhamdulillah air sudah mulai datang lagi ke kota Makassar
  2. Sampai saat ini sy belum mengetahui nama Bapak Kosan sy πŸ˜€
Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Daily Life. Bookmark the permalink.

10 Responses to Kosan Baru Mungkin Sebulan (part 2)

  1. Anak-kecil says:

    Bagus kamarnya πŸ˜€ sayangnya terlalu mahal!

  2. hahahahaha, saya mah gk dikostan gk di rumah sama2 malas mandi Rie.. toss dulu deh sama adeknya.. πŸ˜€

    kok cuma sebulan?? hmm, dhe kelewatan part 1 nya nih..

    • Haha…parah ntar bau kelelawar kalau malas mandi hihi…Mungkin Sebulan karena hujan mungkin sudah mulai membuat air datang ke Makassar sehingga kosan adik sy sudah penuh air juga hehe…kalau mau seterusnya sy harus banyak cari uang untuk bayar biayanya hehe

  3. numpang lewat says:

    beberapa postingan terakhir keren loh, bahasanya ngalir, semangat fachrie!!! (semangat yach untuk tetap nulis + klw untuk masalah hidup? biarkan mengalir seperti air)

  4. iyah makasih yang numpang lewat…hehe

  5. setia negara says:

    Pantas mahal Kak. bagus kamarnya -_-

  6. akhirena@gmail.com says:

    Mas fachrie, bagus sekali ceritanya. Mas..kalau boleh tau kos an yg di foto itu di jalan apa ya?ada tv ac nggak? sy sedang cari info kos@an yg dekat RSUP dr wahidin. suami saya mau tugas disitu. mohon balasannya. terimak kasih πŸ™‚

    • itu di jalan perintis kemerdekaan, dekat dengan RS Wahidin kok, tepatnya dekat dengan Universitas Islam Makassar, jika suami Anda membutuhkan bantuan, hubungi sy di 085323451676,insya Allah akan sy bantu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s