Kelelahan dan Mulai Tak Terkendali

Jumat pagi, 3 hari yang lalu  sy telat bangun, shalat subuh pun telat. Ya Allah ampunilah aku. Sy harus memperbaiki kembali jadwal hidupku saat ini. 2 minggu yang telah kuperjuangkan untuk shalat terus menerus bisa  sia-sia dan terputus lagi. Sy tidak ingin masuk lagi masa-masa hitam lagi untuk yang kesekian kalinya 😦

Sudah 4 hari berturut-turut sy kelelahan. Bahkan sy pernah tidak makan malam karena aktivitas sy. Saat ini sy disibukkan dengan beberapa hal …

  1. Sy sedang banyak menghabiskan waktu dengan seorang sahabat  tukang fotocopy di samping tenant pak Syarif (tukang printer, sahabat dekat).  Sebulan yang lalu sy berkeliaran di tenant pak Syarif, sy belum bertemu dengan anak ini. Namanya Andri, usianya lebih muda setahun dibandingkan sy. Dia sedang bekerja di usaha fotocopy kakaknya di  dekat tenant pak Syarif. Kami berdua kadang-kadang menghabiskan waktu bernyanyi ria ala artist kampung haha.. Sy bermain gitar, sementara dia adalah vocalisnya.  Lagu-lagu yang selalu kami maen-kan adalah lagunya Andra & Backbone, Slank, Boomerang, Padi, Ungu, dan lagu yang tak terdaftar di dapur rekaman (ciptain lagu gak jelas 😀 ).  Banyak yang sy dapatkan dari pergaulan sy dengan dia. [Pertama] adalah makan gratis yang biasa dia tawarkan. Kadang-kadang sy makan mie bareng dia saat menjelang tidur (tengah malam). Dia juga kadang-kadang masak2 sayur ala koki kampung juga , terus disantap bareng lagi haha.. Dia senang dengan makanan yang sangat sangat pedes sementara sy  sedikit sedikit pedes :). [Kedua] yaitu uang puluhan ribu (Rp. 10ribu atau Rp. 20ribu) yang biasa sy dapatkan kalau sy  ada orderan fotocopy dari beberapa kenalan sy.  Lumayan loh buat beli pulsa kalau sy lagi pengen beli pulsa (memperluas dan memperat lagi jaringan). Seperti orderan fotocopy dari seorang dosen Pertanian di Universitas Islam Makassar (Dosen ini juga seorang staf pegawai di Biro Akademik Universitas Islam Makassar, namanya Ibu Eka). Sampai saat ini uang yang sy peroleh Rp. 50ribu, lebih dari seharusnya. Kerjaan sy hanya mengantarkan buku yang harus di fotocopy dan Andri yang kerja haha.. Kami berdua sedang memikirkan model bisnis yang akan kami garap. Sy terinspirasi dari model bisnis ilegal  fotocopy di Bandung. Banyak teksbook untuk perkuliahan di fotocopy kemudian dijilid seperti buku baik hardcover atau softcover.  Buku yang di fotocopy sih rata-rata dari luar negeri jadi tidak terlalu berbahaya dengan masalah hukum. (wajar sih masalah bajak2 membajak laris abis di Indonesia 😀 ). Sayangnya mesin fotocopynya belum suport akan hal ini. Model bisnisnya harus disesuaikan dengan kota Makassar ini. Dimana rata-rata orang-orang di Makassar tidak senang dengan teksbook berbahasa Inggris. Entahlah mengapa anak-anak Makassar sangat tidak senang dengan hal berbau bahasa Inggris. Sy tidak mengada-ngada. Terkadang sy menawarkan film-film dengan subtitle berbahasa Inggris tapi mereka tidak suka. Mereka lebih senang mencari subtitle dalam bahasa Indonesianya. Padahal film dengan subtitle berbahasa Inggris adalah salah satu media untuk meningkatkan bahasa Inggris dan toefl mereka. Dan sy perhatikan buku-buku mereka jarang yang berbahasa Inggris. Rata-rata buku mereka bukan  buku yang  berbahasa original dari penulisnya. Rata-rata hasil saduran. Padahal buku saduran itu bisa membuat bias dalam pemahaman terhadap konsep materi yang akan dipahami. That’s another story . Bukan sy mengharuskan kita harus belajar langsung dari induk yang berbahasa Inggris. Akan tetapi sy menginginkan agar kita  sebaiknya belajar dari buku originalnya,  jangan buku saduran. Boleh kita belajar dengan buku berbahasa Indonesia, akan tetapi harus ditulis secara original oleh sang Profesor yang sudah mendalami dengan baik materi tersebut. Dan hal seperti ini masih kurang di Indonesia. Semoga muncul para peneliti-peneliti dan tenaga-tenaga pendidik Indonesia yang menulis secara original dan tertata dengan rapi tanpa harus copot sana copot sini dari buku Induk dan menjadi buku apa adanya. Yang [ketiga] yang sy dapatkan yaitu ajaran-ajaran mistis yang turun temurun yang beredar di orang-orang Asia seperti di Sulawesi Selatan. Hal-hal mistis itu antara lain (a) kalau seusai makan seharusnya piring atau cawan yang kita pake makan sebaiknya jangan kering. Katanya biar tidak pernah kekeringan jika ingin makan. (Makan tidak pernah kekeringan dan selalu lancar). Sy berpikiran secara logis bahwa dengan menyiram wadah tempat kita makan, hanya akan membantu kita dalam mencuci wadah tersebut. Tetapi entahlah sepertinya saya mulai meyakininya karena sampai saat ini kebutuhan makan sy lancar terus. Sy tidak tahu apakah karena hal seperti ini(menyiram wadah tempat makan seusai makan) yang sy lakukan atau karena doa dari Bapak kos sy. Soalnya Bapak kos sy memberi tahu sy bahwa setiap jemaah shalat subuh dari masjid depan kosan sy itu didoakan oleh jemaah aktif dari masjid itu agar dilancarkan rezekinya. wah bisa-bisa sy syirik nanti kalau seperti ini :D, (b).. dan masalah ucapan..seperti jika disindir  tentang banyaknya uang kita. Sebaiknya jangan pernah mengatakan bahwa tidak ada uang dikantong kita padahal di kantong kita masih ada uang sekitar Rp. 5ribu. Kata Andri sebaiknya bilang saja, iyah sambil mengucapkan dalam hati kata amin. Berharap semoga kita punya banyak uang. hihi Dan banyak lagi hal-hal mistis yang Andri sampaikan, akan tetapi seputar masalah tata cara makan yang bener secara mistis (abstrak). 
  2. Sy sedang berupaya membantu seorang dosen di Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (Ibu Eka yang sy ceritakan di atas) untuk menjual laptop miliknya (Axio Zetta Ten) yang dibelinya tahun 2008. Beliau (Ibu Eka) berencana ingin membeli laptop baru (mungkin hari ini seusai shalat Dhuhur atau Ashar). Laptop miliknya yang telah laku terjual itu, semula layarnya tidak berfungsi. Saat sy datang pertama kali ke service center Axio di Gedung ‘Computer City’  di Jalan Pengayoman Makassar, masalah ini bisa di atasi hanya 30 menit oleh teknisinya. Kata teknisinya sih inverter LCD nya kotor. Laptopnya tetap menyisakan satu masalah lagi yaitu masalah kamera laptop ini yang selalu panas. Sy datang hingga tiga kali untuk menyelesaikan masalah-masalah laptop ini. Kedatangan yang kedua kali untuk mengecek apakah drivernya cocok dengan sistem operasinya. Karena boleh jadi driver kameranya tidak cocok dengan kameranya sehingga panas terus. Jadi sy minta drivernya ke teknisinya seperti yang disarankan oleh teknisinya. Tapi ternyata drivernya tidak menyelesaikan masalah ini . Jadi keputusan terakhir dari permasalahan ini adalah menonaktifkan kameranya. Nampaknya kamera laptop Axio milik Ibu Eka sudah rusak. Jika harus diganti kurang lebih Ibu Eka harus mengocek uang Rp. 285 ribu dari sakunya. Salah satu solusi jika harus menggunakan kamera, yah harus beli kamera external saja yang jauh lebih murah.  Alhamdulillah selesai sudah permasalahan laptop ini dan sekarang sudah terjual ke sobat sy  yang mengambil kuliah S-2 Hukum di Universitas Hasanuddin, Bung Olin namanya. Sy sangat prihatin dengan kondisi beliau (bung Olin) yang sampai saat ini dia sangat membutuhkan sebuah alat untuk membantu kelancaran kuliah beliau. Ada 3 orang penting yang terlibat dari proses pembelian ini. Dan sepertinya tidak usah dijelaskan siapakah mereka. Semoga Allah membalas jasa-jasa mereka. Amin….
  3. Kemarin saya bermasalah dengan laptop ASUS A43s milik paman sy. Laptopnya ‘blue screen’. Sy harus menginstallnya 2 kali karena install ulang pertama kali sepertinya ada masalah dengan registri server microsoft windowsnya.
  4. Saat ini sy membantu perkembangan komunitas yang akan dibentuk di Papua yaitu Komunitas Taman Baca Papua, yang digagas oleh pemuda dan pengusaha Islam di kota Sorong sana. Semoga Allah melancarkan mereka dan memudahkan sy untuk membuat design komunitas tersebut dengan baik. 
  5. dan masih banyak lagi hal yang laen yang sy sibukkan haha… Jadi sok sibuk..

Sy berharap semoga tetap bisa terkendali dengan kesibukan sy.  *(fl)

http://xandriacyrus.tumblr.com

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Daily Life, Teman. Bookmark the permalink.

4 Responses to Kelelahan dan Mulai Tak Terkendali

  1. kiaza says:

    Belajar sambil bekerja nih, pasti sibuk. semangat!!

  2. uchi says:

    kalau soal khilaf bagun subuh, kata om mario teguh, baiknya sebelum tidur sempatkan untuk berniat bangun dan beribadah. Kalau kata guru agama, sempatkan baca doa sebelum tidur dan niat bangun untuk subuh 😀

    soal, text book berbahasa inggris, iya, dulu juga kebanyakan text book kami berbahasa inggris, yang tebal2… untuk beberapa mata kuliah, setiap kali memasuki chpter baru kami mesti bikin resume singkat dari chapter tersebut dalam bhs indonesia, jadinya pas penjelasan materi sudah bisa liat garis besar materinya. Tapi kadang benar2 susah.. soalnya perlu usaha 2 kali lipat, yg pertama bagaiman memahami bhs inggris ekonomi yg beda dgn bhs inggris umum, yg kedua mesti paham isi materi itu jg… padahal dah mumet duluan -__-a
    Tapi kalau tidak salah sekarang, sdh banyak buku saduran dlm bhs indonesia kok, karena terbitannya sdh direvisi berkali kali… 😀

    Tentukan prioritas aja dalam beraktifitas… Tp baiknya ibadah di nomorsatukan *sotoy* ^^a

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s