Apakah Cinta itu?

Cinta yang sulit dimengerti ini saya coba kupas dengan apa yang saya yakini.

Cinta adalah komunikasi jiwa antara sepasang jiwa yang berbeda yang dikenal dengan jiwa wanita dan jiwa laki-laki. Yaitu ikatan jiwa yang terjadi di antara 2 hal yang berbeda jenis namun satu hakikat yaitu manusia itu sendiri.

Dalam hadist Rasulullah saw, dalam memilih seorang wanita maka ada 4 faktor,  yaitu :

  1. Dikarenakan kecantikan/ketampanan. Atau dengan kata lain keindahan dari lawan jenis kita. Hal yang sangat lumrah jika akan terjadi rasa yang berbeda di dalam diri kita jika kita melihat lawan jenis kita yang memiliki keindahan pada dirinya yaitu kecantikan atau ketampanan parasnya. Dan hal yang paling indah dalam percintaan itu adalah dapat melihat wajah orang yang dicintainya itu. Sayangnya wajah manusia itu tidak abadi.
  2. Hartanya. Jika wanita itu berharta, maka tentu keberlangsungan hidup kita terus berlanjut, harta tersebut bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih baik. Tentu harta bukanlah hal yang abadi. Oleh karena itu dari pernikahan tersebut, maka harta itu bisa bertambah dan bisa berkurang. Lalu bagaimana jika seorang yang kaya terus menikah dengan yang kaya juga. Hmm sy berpikiran, sang laki-laki pikirnya biar duit dia gak terkuras aja kali yah 😀
  3. Keturunannya. Sebaiknya memilih wanita yang berasal dari keluarga yang jelas. Jelas nasabnya, perilaku orang tuanya.
  4. Agama. Ini yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad saw.

Lalu apa itu cinta? terus apa kaitannya dengan pernikahan?

Sy berpikir bahwa cinta itu tidak lain memang ungkapan hati yang tidak ternilai dan bila takdir mengijinkan akan berujung pada sex. Dan sex yang halal tentu akan ke pernikahan. Mengenai 4 pilihan yang diberikan oleh Rasulullah itu adalah opsi yang memang kenyataannya seperti itu apa adanya. Karena ke-4 itu lah yang akan melekat pada manusia. Dan jika kita menikah maka ujung-ujungnya adalah ke arah anak yang akan dihasilkan dan proses bertahan hidup dalam sosial.

Cinta itu benar-benar susah untuk diungkapkan dan itu berasal dari hati dan itu tulus. Beda dengan posesif, beda dengan nafsu saja, tetapi dia layaknya suatu sifat tulus. Hanya ingin selalu memberi, dan tanpa pamrih. Dan bentuk cinta dari laki-laki itu adalah tanggung jawab terhadap urusan rumah tangga. Dan bentuk cinta wanita itu adalah kepercayaannya. Buat sang laki-laki jangan menghianati kepercayaannya. Dan buat sang wanita, jangan katakan kalau dia sudah melakukan tanggung jawabnya dia tidak mencintai. Dan keegoisan itu kadang-kadang akan selalu masuk ke wanita terlebih dahulu.

Fachrie Lantera

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Cinta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s