Kereta Kencana II

Di Tanah Abang, saya berpisah dengan kak Awal. Naek ke kereta menuju kota Solo. Di atas kereta saya duduk dengan seorang pria usia 40 tahunan. Namanya pak Budi. Saya tiba pagi hari di kota Solo. Setelah berpisah dengan pak Budi. Saya kemudian bertemu dengan Mas Tanto. Mas Tanto inilah yang menemani saya jalan-jalan di Solo. Beliaulah yang mengantarkan saya kemana-mana dan menceritakan Solo secara sederhana.

Saat saya berada di Butik di sekitar Keraton Solo. Saya melihat sebuah lukisan yang unik, dimana seorang wanita tanpa busana  dengan badan masih muda, dan wajah yang sudah terlihat tua.  Kata bapak penjaga butik itu, “lukisan itu dilukis oleh seorang paranormal”. Hmm saya bergumam di dalam hati karena pesan yang disampaikan lukisannya cukup menarik.

Kemudian di Sore harinya saya naik kereta lagi menuju Stasiun Kertosono. Diantar oleh Mas Tanto. Saya ingin ke Tulung Rejo, Pare Kediri. Kampung Inggris yang kata masyarakat akademisi bagus untuk dikunjungi. Kebetulan disana ada kawan saya asal Padang sementara belajar disana. Namanya Muh. Ihsan, sering dipanggil Icang.

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Daily Life, Momen Unik, Teman. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s