Surabaya, Samping Institut Teknologi Sepuluh November

Saya tidak tahu lagi bagaimana membalas kebaikan hati sahabat saya asal Minang, Muh. Ihsan. “terima kasih” mungkin hanya itu yang bisa kuucapkan sobat.

Saya naik becak ke Terminal Tulung Rejo. Di sana saya naik bus ke Surabaya. Sy tiba di Terminal Sidoarjo setelah beberapa jam perjalanan. Malam itu, angkot menuju  daerah sekitar Institut Teknologi Surabaya sudah tidak beroperasi lagi. Namun, ada mobil yang mengantarkan ke terminal angkot yang lebih dekat dengan ITS malam itu. Malam itu pun sy akhirnya bermalam di Mushalla dekat terminal. Tepatnya mushalla dalam areal Kantor Polisi, samping terminal tersebut.

Keesokan paginya sy melanjutkan perjalanan menuju ITS. Di samping ITS, daerah kos-kosan mahasiswa ITS ada masjid. Sy lupa lupa nama jalannya. Sy  nginap 3 malam di koridor masjid sekitar kos-kosan anak ITS. Selama ‘mbambung’ di ITS sy kesulitan karena  sy kehabisan dana. Alhamdulillah.  Berkat  pertolongan seorang wanita yang berhati mulia, sy akhirnya mendapatkan suntikan dana untuk secepatnya pulang ke kota Makassar tercinta.

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Traveling. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s