Teman

Satu persatu kau gugur bagaikan daun. Sy berharap suatu hari daun yang tumbuh akan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Sy tidak tau mengapa ini terjadi? Kehilangan teman dan kedatangan teman itu hal yang lumrah dalam hidup ini. Akan tetapi satu jika jumlah debit yang keluar dibandingkan masuk berarti ada yang aneh. Lebih-lebih jika teman kita hampir tak ada lagi haha…

Sy sendiri sekarang hampir kehilangan banyak teman, mereka bak daun yang berguruan di musim kemarau. Sebenarya bukan menjauh tapi sy tidak bisa mengimbangi irama pergaulan mereka, dan kadang-kadang juga mereka tidak bisa mengimbangi irama pergaulan dan pikiranku. Satu persatu  teman SMP, SMA, teman se-almamater dulu berguguran, kenal sih kenal, di social media, sy tetap berteman, Facebook, kadang-kadang sy pengen follow di twitter mereka tapi hadou agak gimana gitu yah? atau sy mention , tapi hmmmm tapi kadang-kadang hati kecil saya mengatakan hmm gak usahlah hahahaha…tapi kalau di dunia blog sy tidak begitu kok :D. You know, I have you bloggers, menangis tersedu-sedu….hiks hiks 😀

Kalau kenalan sih banyak, mulai dari buruh tukang batu, hingga orang-orang elit, tapi  yah hanya sekedar kenal, mereka juga mengenal saya loh, gak sy aja yang kenal hihi. Tapi gitulah hidup ini tetap misteri buat diriku. Sy masih terus menempa diri dan menapakai jalan setapak dalam hidup ini demi menyempurnakan jalan kehidupan yang lebih real.

Ada satu loh teman sy waktu SMA, namanya gak usah disebut yah, dia ngasi sy motor bekas dia untuk sy pakai berkelana di kota Makassar ini. Gila kan baik banget dianya. Tapi keadaannya sama dengan saya, tersisih dari pergaulan SMA hahaha…. Kayaknya sy  harus buat klub/grup tersisih nih…Sy berharap agar engkau bahagia dengan hidupmu sobat. Sy pun begitu…

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Curhat. Bookmark the permalink.

4 Responses to Teman

  1. karima says:

    kaka, puang.. saya berarti masuk tipe orang yang tidak dikenal tapi dikenal kakak ya.. humm

    latahzan, kawan selalu banyak jika kita pandai untuk mengambil posisi. meski daun berguguran tapi suatu saat tumbuh lagi mendapat harapan baru untuk terus hidup

    #happy Week ends

  2. haha ada-ada saja kamunya karima, makasih2, kalau daunnya berganti boleh gak yah? 😀

  3. karima says:

    haha bisa sajo berganti daun, tapi bukanlah aku daunnya!! daun berganti seperti musim, musim kemarau dan penghujan, kau nanti kan temukan sendiri makna yg cocok untuk kehidupanmu sendiri brother,,, semangatlah

    saya jadi kuncup bunga yg sedang merekah, dan tak henti2nya berkarya gkgkgk…
    berkarya untuk bunga mekar lagi, lalu lalu
    bunga itulah yang membantu daun berguguran dan tumbuh lagi

  4. iyah, sy ingin hidup dengan banyak teman lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s