Bunga Edelweis

Tetangga kamarku sedang bebersih di depan kamarnya. Ada sekumpulan bunga yang dirapikannya dari tadi, kucoba dekati, wah sepertinya sy kenal dengan bunga ini. Yah tak salah lagi, sebuah bunga yang dikenal sebagai bunga abadi, bunga edelweis.

Bunga edelweis ini hanya tumbuh di daerah pegunungan. Sy menduga dia baru saja pulang mendaki gunung. Dan yah ternyata memang dia pulang mendaki gunung Bawakaraeng, gunung langganan para pecinta alam di tanah Daeng, Makassar.

Sempat terpikir oleh saya untuk meminta bunganya sebagian, tapi malu haha..enak saja minta, cari aja sendiri, naik gunung tuh. Yah memang sy akan naik gunung suatu hari lagi, sy ingin menginjakkan kakiku di atas gunung yang tinggi dan berteriak sekencang-kencangnya di atas puncak itu. Sy sedang memprogramkannya, yah suatu hari, sy akan naik gunung lagi. Cita-cita sy, sy ingin naik puncak gunung tertinggi di Papua, Gunung Jaya Wijaya. Sy ingin menikmati es abadi disana. Semoga hipotermia sy  tidak kambuh haha jika naik gunung nantinya. Amin…

Jika suatu hari sy naik gunung Bawakaraeng, akankah sy mengambil bunga edelweis ini? Haruskah sy  menjadi bagian dari langkah-langkah kepunahan bunga ini di gunung tersebut?

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Alam, Curhat. Bookmark the permalink.

3 Responses to Bunga Edelweis

  1. Jawaban dari pertanyaannya yg terakhir, “Ya,Harus!!” 😀 smoga tercapai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s