Menentukan Pilihan Hidup

Banyak banget lorong hidup ini. Sy melihat begitu banyak. Sangat banyak. Hari ini sy membaca sebuah artikel tulisan dari seorang ustadz asal Papua, campuran darah Jawa dan Sulawesi yang sekolah di Universitas Islam Madinah. Sepertinya beliau seorang pelajar yang hebat. Ya ialah yah, dia S3 soalnya disana juga sepertinya. Merupakan suatu kebahagian tentunya untuk bisa menempuh jalur agama islam. Berjuang mencari kebenaran yang hakiki dalam keyakinan yang akan kita bawah ke liang lahat suatu hari nanti.

Sy melihat begitu banyak tanggapan terhadap agama ini. Baik dari kaum intelektualnya sendiri, bahkan dari kaum intelektual barat dan sebagainya. Di dalam masyarakat islam itu sendiri terselubung banyaknya ragam pemikiran, dan budaya yang berkembang. Serta adanya sifat saling memberikan nilai dan mencari siapa yang benar dari mereka. Yah tentu itu akan terjadi, dan suatu saat nanti ketika kematian ini menjemput, maka kita akan sama-sama mencari tahu mana langkah kita yang keliru hingga saat itu. Disaat itu tak ada lagi waktu untuk kembali. Itulah harta Anda, hanya sebuah amal perbuatan yang kita lakukan. Banyaknya dosa yang kita perbuat, itu adalah urusan Allah untuk menerimanya atau tidak. 

Peradaban manusia sekarang berkembang. Pemikiran terus berasimilasi dengan sendirinya. Bahkan pemikiran itu melahirkan nilai-nilai yang bertentangan satu sama lain. Budaya pun semakin banyak. Ragam kehidupan begitu bercorak. Wah tentu bagi orang yang sangat curious mengenai langkah hidup. Hal ini akan begitu sulit untuk dilewatinya. Karena satu persatu pendapat itu ada, bermunculan dan saling beragumentasi dengan kuatnya. 

Mari kawan, mari kita berjuang atas nilai-nilai yang kita tanam dalam diri kita. Janganlah ragu untuk membuang nilai itu jika memang itu salah atau keliru. Dan jangan lah kita ragu untuk menambah jika nilai itu baik dan benar. Mungkin dengan adanya pers yang menguasai hajat hidup kita yang banyak ini. Kebebasan mutlak dalam berpikir sangatlah sulit. Jangan takut melawan arus jika memang harus. 

Mari banyak-banyak bershalawat ke Nabi kita Muhammad saw, dan banyak-banyak berdoa agar selalu dekat dengan Allah swt. 

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Curhat, Daily Life, Ideologi, Islam. Bookmark the permalink.

4 Responses to Menentukan Pilihan Hidup

  1. hidup hanya untuk dua pilihan; benar dan salah.,

  2. yang benar yang mana? yang salah juga yang mana?

  3. Wulan says:

    tugas kita mencari benar dan salah., tinggal dilihat kan sudah ada petunjuknya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s