Tukang Parkir atau Pemajak !

Tadi sore baru keluar dari Alfamart beli indomie (baca : makanan setia pria bujangan), seorang anak muda, datang ke depan saya meminta uang parkir. Sy pun dengan sedikit senyum sambil menatapnya  memberikan uang 1 koin seribu perak. Namun tiba-tiba sy sangat sebal karena  sy sepertinya terasa dipajak yah sama anak muda itu. Harusnya sy minta dulu lah sama dia, mana tanda Kartu Tukang Parkirnya yang resmi. Sambil pulang sy menggerutu-gerutu dalam diri saya, harusnya sy ngelawan, masa kayak gini saja sy menerima keadaan dipajakin. Seakan-akan kita harus bayar tukang parkir atas jasa hanya menunggu motor kita gitu. Terus dia gak punya Tanda Tukang Parkir lagi. !!!!

 

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Bad Day. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s