Rindu Ibu

Sepertinya sy sedang rindu dengan ibu saya. Entah kenapa? sy merindukannya. Meskipun dia tidak secerdas wanita-wanita modern di zaman sekarang, tapi entah kenapa, sy begitu merindukannya. Maklum beliau seorang ibu yang sangat baik terhadap anaknya. Sangat sabar, dan sangat sabar. Oh tidak, jangan teteskan air mata saya, jika sy mengingatnya. Ibu saya seorang yang sangat sabar. 7 orang anak laki-laki dibesarkannya dengan sabar. Bersama suami yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Beliau tetap sabar. Saya sangat mencintaimu Ibu. Allah akan membalasmu dengan surga. Aamiin. Sy akan memohonkan ampun kepada Allah swt, atas segala dosa-dosamu, jika ada. Aamiin.

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Curhat, Daily Life. Bookmark the permalink.

4 Responses to Rindu Ibu

  1. otidh says:

    Terharu saya kk membaca tulisan ini… jadi pingin pulang kampung juga nengok orang tua. 😦

  2. mari kita mencintai kedua orang tua kita, semoga dia selalu diberikan petunjuk agar meniti jalan ke surga-Nya, aamiin

  3. amiiin..
    jd pengen peluk ibu sy di rumah.. 😥

  4. semoga ibu Wulan sehat selalu juga, aamiin 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s