Sembilu

Sorot mata mengingat dirimu
Jejak langkah bayangkan dirimu
Sorak tawa mengenang dirimu
Senyum palsu menusuk hatiku

*
Kau telah mati terkubur dalam relung hati
Kau telah pergi tinggalkan luka-luka yang dalam

Mimpi malam gelisahkan hatiku
Manis tawa biuskan jiwaku
Rintik hujan bekukan diriku
Detik waktu tinggalkan diriku

In Memorian of Someone
Based on Reza Abdillah Story

Makassar, 14 Rabiul Awal 1435 H

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Sastra dan Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s