Salah Bertanya

Saya ke sebuah Toko yang banyak menyediakan alat tulis menulis dan perkantoran di dekat Jln. Perintis Kemerdekaan VIII untuk membeli beberapa notebook, sticknote, pulpen, dan doubletip. Waktu itu saya bingung ingin mencari rak doubletip terletak, saya memutuskan untuk bertanya kepada seseorang. Kebetulan, di samping saya ada seorang lelaki yang kerjanya sedang merapikan beberapa barang. Langsung saja saya bertanya, “daeng dimana tempatnya doubletip” , dia pun langsung menunjuk saja dengan jari telunjuknya. Kemudian saya mencari ditempat yang ditunjuknya dan ternyata tidak ada. Kemudian saya bertemu lagi dengan seorang perempuan yang merapikan barang. Saya bertanya, “dimana tempatnya doubletip?” . Dia langsung memberi tahu tempatnya. Kemudian saya mengambil doubletip tersebut dan langsung ke kasir karena memang doubletip merupakan barang terakhir yang belum saya temukan. Pas di tempat kasir, saya kemudian bertemu dengan lelaki yang pertama yang saya tanyai tentang lokasi doubletip. Dia ternyata lagi ingin membayar barang belanjaannya. Hahaha..ternyata dia juga seorang pembeli, bukan karyawan dari toko tersebut. Saya kemudian meminta maaf karena saya mengira dia adalah karyawan toko tersebut. Saya tidak tahu yang mana karyawan dan yang mana yang bukan karena tidak ada baju karyawan resmi di toko itu.

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Daily Life, Momen Unik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s