Deodorant vs Tawas

Deodorant vs Batu Tawas

Deodorant vs Batu Tawas

Hari jumat, 13 Februari 2015 saya pergi membeli deodorant. Deodorant saya sudah habis. Namun saya memikirkan batu tawas juga. Dan saya bingung, apakah tidak ada yang meneliti tentang batu tawas secara ilmiah? Dan apakah kandungannya betul-betul dapat menghilangkan bau kelelawar pada tubuh manusia? Ataukah deodorant itu mengandung kandungan yang sama dengan batu tawas? Saya baca ingredients dari deodorant yang saya beli. Di situ tertulis water, Aluminum Chlorohydrate, Steareth-2, Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Perfume, Steareth-20, Silica Dimethyl Sylilate, Disodium EDTA, Pentaerhthrityl Tetra-di-t-butyl Hidroxyhydrocinnamate. Waduh agak sulit juga menulis ingredientsnya. Terus saya mengambil tawas membolak balik dari belakang mencari ingredients nya, kok tidak ada yah? 😀

Saya pun baru tahu lagi kalau tawas itu ada jenis lain, yaitu tawas air yang gunanya untuk menjernihkan air. Saya sebenarnya ingin meriset lagi mengenai batu tawas itu. Apakah betul-betul terbukti lebih baik dibandingkan menggunakan deodorant. Tunggu deodorant saya habis, baru saya mencobanya.

Belum lagi saya dapat info dari paman saya, ada tumbuhan yang katanya dapat menghilangkan bau badan lagi. Saya tidak tahu apa namanya. Saya Tanya beliau, dari mana kita tahu bahwa itu menghilangkan bau? Dia bilang dari turun temurun, dari orangtua orang tua dulu. Harusnya sih dibuktikan lagi dengan riset dan diteliti kandungannya. Supaya kita bisa tahu apakah itu benar atau tidak? Ayo peneliti saya butuh riset Anda! 😀

Eits saya tidak punya bau badan yang menyengatkan. Bau badan saya normal. Tetapi kalau kamu merasakan baunya. Maka , ya sudahlah 🙂

Advertisements

About Fachrie Lantera

Seseorang dapat dinilai dari tulisannya. Saya seorang yang senang membaca tulisan seseorang dan mengenalnya lewat tulisannya.
This entry was posted in Mungkin Anda Tahu. Bookmark the permalink.

2 Responses to Deodorant vs Tawas

  1. kata orang tua dulu sih memang khasiat bisa menghilangkan bau ketek sih. bahkan daun kemangngi pun bisa menghilangkan bau badan dan bau mulut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s